Belajar tentang Geologi berarti mempelajari masa depan BUMI kita !!! SATU HATI SATU BUMI

Sabtu, 25 Mei 2013

0 Tekstur Batuan Beku


Oke sobat belajar geologi, kali ini kita akan belajar mengenal batuan bekuya. Sekarang akan kita bahas mengenai tekstur dari batuan beku.
Tekstur adalah sifat butiran (mineral) dan hubungan antar butir. pada batuan beku tekstur meliputi besar butir (Kristal), bentuk Kristal, hubunhan antar butir.

     1. Besar Butir
-          Fanerik (Phaneric), berbutir kasar, berukuran lebih besar dari 1mm (1-3mm medium grain, 3mm coarse grain/kasar).
-          Afanitik (Aphanitic), berbutir halus, berukuran lebih kecil dari 1mm (finr grain/halus).
Ukuran butir berhubungan dengan cepat atau lambatnya pembekuan. Pada umumnya batuan lelehan (extrusif) membeku sangat cepat (berbutir sangat halus), batuan dalam (plutonic) membeku lambat (berbutir kasar).
     2. Bentuk Kristal
Tidak semua batuan membentuk Kristal yang sempurna , pengamatan dibawah mikroskop dapat dibedakan bentuk-bentuk :
-          Euhedral : bentuk Kristal sempurna
-          Subhedral : sebagian sisi Kristal tidak baik (sebagian sempurna dan sebagian lagi tidak)
-          Anhedral : bentuk sisi semua kristalnya tidak sempurna
Bentuk-bentuk Kristal ini juga dipengaruhi oleh pengubahan (alterasi) menjadi mineral lain.
hal yang khusus adalah mineral tersebut tidak mempunyai bentuk Kristal (amorf/gelas). Ini terjadi karena pendinginan yang terlalu cepat, sehingga larutan mineral tidak sempat menghablur.

     3. Hubungan Antar Butir
Dapat dibedakan batuan dengan butiran yang seragam (equigranular) dan butiran yang tidak seragam (inequigranular).
Pada butiran-butiran yang tidak seragam dikenal tekstur-tekstur sbb :
-          Porfiritik (porphyritic), yaitu tekstur yang memperlihatkan adanya butiran yang besar (fenokris), berada didalam massa dasar matrix) yang lebih halus. Tekstur ini adalah pencerminan dari pembekuan yang bertahap dari lambat, dan kemudian kemudian berubah menjadi cepat.
-          Vitrifirik, sama dengan porfiritik, hanya massa dasar brupa gelas (amorf).

     4. Pada beberapa batuan terdapat tekstur yang khas, diantaranya adalah :
-          Tekstur afitik (ophitic), terbentuk dari dua mineral yang bersamaan mengkristal dan menunjukkan pola saling mengkait (interlocking texture), biasanya terdapat pada batuan beku basa (hypabyssal).
-          Vesikuler dan amigdaloidal (vesicular dan amygdaloid), terdapat pada batuan extrusive yang tersisa pada magma membeku, bila lubang-lubang ini telah diisi mineral disebut amigdaloidal.

FeedLangganan Artikel Terbaru Belajar Geologi via Email

» Cek Email Anda untuk konfirmasi berlangganan

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan Dan Bertatakrama, SALAM GEOLOGI !!

 

BELAJAR GEOLOGI Copyright © 2013 - |- Template created by jametz - |- Powered by Engineering Geology

SELAMAT BERBAGI ILMU